Di Kecamatan Parung Kabuptaen Bogor banyak jalan yang rusak parah. Selama 7 tahun tinggal di sana saya merasakan selama itu yang rusak adalah bagian jalan yang sama, yang kemudian diperbaiki dengan tambal sulam. Nah berarti kan ada yang salah dengan cara memperbaiki jalan tersebut. Pertama yang jelas yang jadi persoalan adalah tidak adanya saluran air alias got yang representatif untuk menampung derasnya air hujan, juga air hasil buangan limbah domestik. Mestinya sebelum jalan diperbaiki, perbaikilah saluran air terlebih dahulu. Sebenarnya pasalnya sederhana. Hukum air dari jaman Nabi Adam sampai Adam Malik, bahkan Adam Jordan, dan selamanya menyatakan air mengalir ke tempat yang lebih rendah. Nah, ciptakan saluran air yang memadai sesuai dengan hukum alam tersebut. Setelah saluran air diperbaiki, baru perbaiki jalan yang rusak dengan catatan jangan pura-pura memperbaikinya. Aspal sesuai plafon, jangan dikorupsi. Saya yakin jalan akan awet dan uang hasil pajak rakyat tidak sia-sia dihambur-hamburkan oleh hanya kepentingan proyek formalitas semata. Semoga.
Filed under: Uncategorized